Monaco Bay Properti Resor Terbesar di Indonesia Timur

Preface

PENGEMBANG properti PT Lippo Karawaci Tbk, resmi menggelar peletakan batu pertama (ground breaking) proyek world class mixed use integrated development Resort Monaco Bay Manado.
Writter

Muhammad Marwan

Share on Twitter Share on Facebook Share on Linkedin Share on Email
news photo

Mochtar Riady, Founder & Chairman Lippo Group (dua kiri) mendapatkan penghargaan Lifetime Achievement Awards dalam ajang Golden Property Awards 2015, bersama dengan Ciputra, pendiri Ciputra Group (kanan) dan Trihatma K. Haliman (Agung Podomoro Group). Pen

PENGEMBANG properti PT Lippo Karawaci Tbk, resmi menggelar peletakan batu pertama (ground breaking) proyek world class mixed use integrated development Resort Monaco Bay Manado.

Monaco Bay adalah pembangunan terbesar dan terbaru di kawasan Indonesia timur dan merupakan satu-satunya pengembangan berkonsep luxurious resort style integrated. Monaco Bay yang dikembangkan dengan konsep resort style ini akan menyandingkan Kota Manado dengan kota-kota resor berstandar internasional terbaik dunia seperti Monaco City.

Lokasi yang terletak di tengah kawasan CBD Boulevar di mana merupakan kawasan bisnis utama di Kota Manado, menjadikan Monaco Bay sebagai ikon terbaru di kawasan Indonesia timur.

“Ground breaking ini merupakan awal pembangunan Monaco Bay yang membuktikan komitmen kami untuk menghadirkan suatu integrated development kelas dunia yang aman dan nyaman di Manado yang telah membuktikan diri turut berperan menjadi pintu gerbang ekonomi untuk kawasan Indonesia timur,” ungkap Presiden Lippo Group Theo L Sambuaga dalam keterangan tertulisnya.

Proyek senilai Rp6 triliun ini dibangun di atas lahan seluas 8 hektare dengan konsep resor mewah yang terintegrasi. Peletakan batu pertama ground breaking proyek Monaco Bay menandai dimulainya pembangunan tahap pertama tower kondominium Monaco Suites setinggi 40-an lantai yang terletak di atas lahan 2,2 hektare. Ivan Budiono, CEO Lippo Homes, mengatakan, keunggulan demografi Manado sebagai kota pegunungan yang berada di tepi laut merupakan “ladang emas” karena dapat menjadi tag-line Manado sebagai international resort city .

Karena itu, keberadaan suatu pembangunan proyek kondominium yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas modern seperti hotel, mal, perkantoran, sekolah, rumah sakit, ruang exhibition expo yang kesemuanya bertaraf internasional merupakan suatu kebutuhan untuk memfasilitasi Kota Manado dalam mempersiapkan diri menjadi ajang investasi kelas dunia.